Akuntansi Pengantar II

By : RIKY ANCHA

Manajemen

By : RIKY ANCHA

Pengantar Ekonomi Makro

By : RIKY ANCHA

Statistika

By : RIKY ANCHA

Pengembangan Kepribadian

By : RIKY ANCHA

PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN




1. Definisi Perkembangan
Definisi dari perkembangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
adalah suatu perubahan menjadi bertambah sempurna dalam hal pikiran
atau akal, pengetahuan, dan lain sebagainya.1
2. Definisi Kepribadian
Sedangkan definisi dari kepribadian berdasarkan Kamus Besar Bahasa
yakni keadaan manusia sebagai perseorangan atau keseluruhan sifat-sifat
yang merupakan watak-watak seseorang2. Sedangkan definisi menurut
para psikolog sangat berbeda-beda penafsiran, diantaranya : 3
a. W. Stern, mendefinisikan Kepribadian (person lichkett) yaitu
aktualisasi dari realisasi dari hal-hal yang sejak semula telah
terkandung dalam jiwa seseorang.
b. G.W. Leibniz, berpendapat bahwa Kepribadian adalah sesuatu yang
berdiri sendiri, tetapi juga sesuatu yang terbuka terhadap dunia
sekitarnya.
c. Gordon W. Alport. Ia memberikan definisi Kepribadian sebagai
berikut :

"Personality is the dynamic organization within the individual of those
psychophysical system that determine his unique adjustment to his
environment"(Kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri
individu yang terdiri dari sistem-sistem psikofisik yang menentukan
cara penyesuaian diri yang unik (khusus) dari individu tersebut
terhadap lingkungannya)
Kalau definisi tersebut dianalisis, maka kepribadian adalah :
1) Merupakan suatu organisasi dinamis, yaitu suatu kebutuhankebutuhan
organisasi atau sistem yang mengikat atau mengaitkan
berbagai macam aspek atau komponen kepribadian. Organisasi
tersebut dalam keadaan berproses selalu mengalami perubahan dan
perkembangan. Sebagai contoh kepribadian si A, walaupun 10
1
Kamus Besar Bahasa Indonesia. cet. 17
2
Kamus Besar Bahasa Indonesia cet. 17
3
H. Sutadi, Psikologi Perkembangan, hal. 152-158
4
tahun yang lalu dan 10 tahun yang akan datang tetap si A, akan
tetapi si A sekarang berbeda dengsn si A tahun yang lalu dan akan
berbeda dengan si A 10 tahun yang akan datang. Si A tetap
menunjukkan ciri kepribadiannya sebagai suatu organisasi, tetapi
ciri-ciri tersebut mengalami perubahan karena bersifat dinamis.
2) Organisasi itu terdiri atas sistem-sistem psychophysical atau jiwa
raga. Ini menunjukkan bahwa kepribadian itu tidak hanya terdiri
atas mental, rohani, jiwa, atau hanya jasmani saja, tetapi organisasi
itu mencakup semua kegiatan badan dan mental yang menyatu ke
dalam kesatuan pribadi yang berbeda dalam individu.
3) Organisasi itu menentukan penyesuaian dirinya, artinya
menunjukkan bahwa kepribadian dibentuk oleh kecenderungan
yang berperan aktif dalam menentukan tingkah laku individu yang
berhubungan dengan dirinya sendiri dan lingkungan masyarakat.
Kepribadian adalah sesuatu yang terletak di belakang perbuatan
khas yang berbeda dalam individu.
4) Penyesuaian diri dalam hubungan dengan lingkungan itu bersifat
unik, khas, atau khusus, yakni mempunyai ciri-ciri tersendiri dan
tidak ada yang menyamainya. Tiap penyesuaian kepribadian tidak
ada dua yang sama dan karena itu berbeda dengan penyesuaian
kepribadian yang lain, walaupun seandainya dua kepribadian anak
kembar berasal dari satu telur. Tiap-tiap penyesuaian terarah pada
diri sendiri, lingkungan masyarakat, atau kebudayaan.
Tiap individu akan memberikan makna atau penghayatan yang
berbeda terhadap lingkungannya. Selain perbedaan faktor lingkungan, juga
ada perbedaan faktor pembawaan.
Dari definisi di atas diperoleh pengertian sebagai berikut :
a. Bahwa kepribadian adalah organisasi yang dinamis, artinya suatu
organisasi yang terdiri dari sejumlah aspek/unsur yang terus tumbuh
dan berkembang sepanjang hidup manusia.
b. Aspek-aspek tersebut adalah mengenai psiko-fisik (rohani dan
jasmani) antara lain sifat-sifat, kebiasaan, sikap, tingkah laku, bentukbentuk
tubuh, ukuran, warna kulit, dan sebagainya. Semuanya tumbuh
dan berkembang sesuai dengan kondisi yang dimiliki seseorang.
c. Semua aspek kepribadian, baik sifat-sifat maupun kebiasaan, sikap,
tingkah laku, bentuk tubuh, dan sebagainya, merupakan suatu sistem
(totalitas) dalam menentuakan cara yang khas dalam mengadakan
penyesuaian diri terhadap lingkungan. Ini mengandung arti bahwa
setiap orang memiliki cara yang khas atau penampilan yang berbedabeda
dalam bertindak atau bereaksi terhadap lingkungannya.
Dari uraian tentang pengertian kepribadian di atas, dapat diambil
kesimpulan bahwa kepribadian yaitu keseluruhan pola (bentuk) tingkah
laku, sifa-sifat, kebiasaan, kecakapan bentuk tubuh, serta unsur-unsur
psiko-fisik lainnya yang selalu menampakkan diri dalam kehidupan
seseorang.
Dengan kata lain dapat dikatakan kepribadian yang mencakup semua
aktualisasi dari (penampilan) yang selalu tampak pada diri seseorang,
merupakan bagian yang khas atau ciri dari seseorang.



0 komentar

APLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI




Pengertian dan Definisi Blog
Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web).
Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi

Ciri-ciri :
Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum
Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online
Memiliki tujuan
Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :
Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lain
Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain
Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif
Berkarya atau aktualisasi diri
Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar
Berbagi pengalaman
berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsb
banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat
Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
>> Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan sebagainya
>> Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkini
>> Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan

Informasi lebih lengkap seputar blog, silahkan baca di situs id.wikipedia.org/wiki/Blog

Pengertian Blogger :
Blogger adalah pemilik blog atau pengarang isi blog.

Etika Blogger :
Memiliki tujuan yang baik
Membuat artikel/postingan yang asli, bukan hasil copy paste (plagiat) atau kegiatan lain yang melanggar hak cipta (tanpa ijin pemilik)
Tidak membuat postingan yang merugikan orang lain, mengganggu, menipu (spam), mengandung kekerasan, isu sara, dan hal negatif lainnya

Perkembangan Blog :
Saat ini, khususnya di Indonesia, kegiatan blogging berkembang sangat pesat dengan tujuan yang beragam pula. Sebagian besar blog masih menggambarkan konsep blogging yang murni, akan tetapi sebagian blog juga berkembang sesuai dengan kemauan dan tujuan pemiliknya sehingga banyak yang berisi materi bebas dan terkadang keluar dari konsep blogging sebenarnya.




0 komentar

AKUNTANSI PENGANTAR II





Referensi:

– Weygant, Kimmel, and Kieso, Financial Accounting, IFRS Edition, John Wiley & Son, Inc, NewYork,

– Weygant, Kimmel, and Kieso, 2007, Accounting Principle “Pengantar Akuntansi”, Edisi 7, Buku 1 dan 2, Salemba Empat, Jakarta

1. Kecurangan, Pengendalian Internal dan Kas (ch07 indo version)

2. Akuntansi Piutang (ch08 indo version)

3. Persediaan (ch06 indo version)

4. Aktiva Tetap (ch09 indo version)

5. Sumber Daya Alam dan Aset tak Berwujud (ch09 indo version)

6. Kewajiban (ch10 indo version)

7. Korporasi: Organisasi, Transaksi Saham, Dividen, dan Laba Ditahan (ch11 indo version)

8. Investasi (ch12 indo version)

Mata kuliah yang dapat diurunkan dari struktur akuntansi :

1. akuntansi keuangan
2. teori akuntansi
3. pengauditan
4. akuntansi biaya, DLL


0 komentar

MANAJEMEN



Para ahli mendefinisikan manajemen sebagai berikut :

Pengertian Manajemen - Secara Etimologis, Manajemen adalah kosa kata yang berasal dari bahasa Perancis kuno, yaitu menegement yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Sejauh ini memang belum ada kata yang mapan dan diterima secara universal sehingga pengertiaanya untuk masing-masing para ahli masih memiliki banyak perbedaan.

Secara umum manajemen juga dipandang sebagai sebuah disiplin ilmu yang mengajarkan tentang proses untuk memperoleh tujuan organisasi melalui upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. Dalam hal ini manajemen dibedakan menjadi 3 bentuk karakteristik, diantaranya adalah:

Sebuah proses atau seri dari aktivitas yang berkelanjutan dan berhubungan.
Melibatkan dan berkonsentrasi untuk mendapatkan tujuan organisasi.
Mendapatkan hasil-hasil ini dengan berkerja sama dengan sejumlah orang dan memanfaatkan sumber-sumber dimiliki si organisasi.

Ditinjau dari segi fungsinya, manajemen memiliki 4 fungsi dasar manajemen yang menggambarkan proses manajemen, semuanya terangkum sebagai berikut:

Perencanaan
Perencanaan melibatkan urusan memilih tugas yang harus di lakukan untuk mempertahankan tujuan organisasi, menjelaskan bagaimana tugas harus dilaksanakan, dan memberi indikasi kapan harus dikerjakan.

Aktivitas perencanaan memfokuskan pada mempertahankan tujuan. Para manajer menegaskan secara jelas apa yang organisasi harus lakukan agar berhasil. Perencanaan fokus terhadap kesuksesan dari organisasi dalam jangka waktu pendek dan juga jangan panjang.

Pengorganisasian
Pengorganisasian yakni memberi tugas sebagai hasil dari tahapan perencanaan, tugas tersebut di berikan kepada beragam individu atau grup didalam organisasi. Mengorganisir adalah untuk menciptakan mekanisme untuk menjalankan rencana.

Pengaruh
Pengaruh merupakan sebuah motivasi, kepemimpinan atau arah. Pengaruh dapat di definisikan sebagai bimbingan dari aktivitas dari anggota organisasi dalam arah yang dapat membantu organisasi lebih terarah untuk mencapai hasil atau target.

Pengendalian
Pengendalian merupakan sejumlah peranan yang dimainkan oleh para manajer:

Mengumpulkan informasi untuk mengukur performa.
Membandingkan performa masa kini dengan sebelumnya.
Menentukan aksi selanjutnya dari rencana dan melakukan modifikasi untuk menuai parameter performa diharapakan

Pengertian manajemen menurut para ahli
Menurut G.R. Terry:
Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksudmaksud yang nyata.

Menurut Hilman:
Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.

Menurut Ricky W. Griffin:
Manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Menurut Prof. Eiji Ogawa:
Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang berubah.

Menurut Drs. Oey Liang Lee:
Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Menurut William H. Newman:
Manajemen adalah fungsi yang berhubungan dengan memperoleh hasil tertentu melalui orang lain.

Menurut Renville Siagian:
Manajemen adalah suatu bidang usaha yang bergarak dalam bidang jasa pelayanan dan dikelola oleh para tenaga ahli tyerlatih serta berpengalaman.

Lyndak F. Urwick:
Manajemen adalah Forecasting (meramalkan), Planning Orga-nizing (perencanaan Pengorganisiran), Commanding (memerintahklan), Coordinating (pengkoordinasian) dan Controlling (pengontrolan).

Menurut Federick Winslow Taylor:
Manajemen adalah Suatu percobaan yang sungguh-sungguh untuk menghadapi setiap persoalan yang timbul dalam pimpinan perusahaan (dan organisasi lain)atau setiap system kerjasama manusia dengan sikap dan jiwa seorang sarjana dan dengan menggunakan alat-alat perumusan.

Menurut Henry Fayol:
Manajemen mengandung gagasan lima fungsi utama yaitu, merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan.


0 komentar

PENGANTAR EKONOMI MAKRO



 Ilmu Ekonomi Makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Tujuan ilmu ekonomi makro adalah untuk memahami peristiwa ekonomi dan untuk memperbaiki kebijakan ekonomi.Pengantar Mikro dan Makro, penulis : Iskandar Putong, penerbit : Mitra Wacana Media Hubungan yang dipelajari pada ilmu ekonomi makro adalah hubungan variabel keseluruhan. Variabel-variabel itu diantaranya tingkat pendapatan nasional, konsumsi rumah tangga, investasi nasional, tingkat tabungan, belanja pemerintah, tingkat harga-harga umum, jumlah uang yang beredar, tingkat bunga, kesempatan bekerja, neraca pembayaran, dan lain-lain.
Inflasi[sunting | sunting sumber]
Inflasi adalah naiknya harga-harga komoditi yang disebabkan tidak singkronnya antara program sistem pengadaan komoditi dengan tingkat pendapatan yang dimiliki oleh masyarakat.[4] Inflasi bukanlah masalah yang terlalu berarti jika keadaan tersebut diiringi oleh tersedianya komoditi yang diperlukan secara cukup dan ditimpali dengan naiknya tingkat pendapatan yang lebih besar.[butuh rujukan] Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Biaya produksi untuk menghasilkan komoditi semakin tinggi yang menyebabkan harga jualnya menjadi relatif tinggi, disisi lain tingkat pendapatan masyarakat relatif tetap Maka, barulah inflasi ini menjaadi membahayakan jika berlangsung dalam waktu yang relatif lama dengan porsi berbanding terbalik antara tingkat inflasi terhadap tingkat pendapatan.

Pengangguran
Pengangguran terjadi disebabkan karena adanya kesenjangan antara penyediaan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan. Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Pengangguran bisa juga terjadi meskipun jumlah kesempatan kerja tinggi akan tetapi terbatasnya informasi, perbedaan dasar keahlian yang tersedia dari yang dibutuhkan atau bahkan dengan sengaja memilih untuk menganggur. Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Pengangguran selalu saja ada dalam suatu perekonomian, maka sebenarnya pengangguran itu bukanlah masalah berat dan membahayakan, karena sesuatu yang selalu ada dan bahka harus selalu ada termasuk hal yang sangat menguntungkan bila bisa dikelola dengan baik dalam kondisi yang juga baik. '

Neraca Pembayaran[sunting | sunting sumber]
Neraca pembayaran adalah catatan tentang transaksi ekonomi internasional suatu negara terhadap negara lainnya dalam kurun waktu tertentu.Dalam neraca pembayaran akan terlihat kemampuan penduduk suatu negara terhadap penduduk negara lain yang tercermin dari defisit atau surplusnya suatu perdagangan dan keluar masuk modal. Sepintas akan sangat menguntungkan jika neraca pembayaran suatu negara mengalami surplus dan sangat merugikan defisit, tetapi tidak demikian kenyataan dalam politik ekonomi.

Pertumbuhan penduduk yang tinggi

Peningkatan penduduk yang semakin tinggi
Penduduk merupakan orang yang tinggal di daerah tersebut dan orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut.Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di daerah itu. Misalkan mempunyai bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. Secara teori pertumbuhan penduduk yang besar bila diikuti dengan tingkat produktivitas yang tinggi akan menyebabkan tingkat pertumbuhan ekonomi tiggi.Tingginya pertumbuhan ekonomi akan mampu meningkatkan kesejahteraan dan tingkat pendidikan dan pada akhirnya akan mampu memperbaiki mutu dan citra hidup

Peningkatan Kapasitas Produksi
Kapasitas produksi merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan upaya meningkatkan laba perusahaan disamping usaha-usaha seperti pemilihan material yang ekonomis, kontrol kualitas, promosi guna menambah permintaan pasar dan sebagainya.Kapasitas produksi dapat menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar, semakin tinggi kapasitas produksi yang dapat diusahakan maka semakin banyak produk yang mampu dihasilkan setiap jam, setiap hari, setiap bulan, bahkan setiap tahunnya.Peningkatan kapasitas produksi berhubungan dengan tingkat ivestasi dan investasi berhubungan dengan tingkat tabungan masyarakat, sedangkan tingkat tabungan masyarakat berhubungan dengan tingkat pendapatan dan konsumsinya.




0 komentar

STATISTIKA



 A.    PENGERTIAN



Menyajikan data merupakan tahap lanjutan yang harus dilakukan setelah suatu data tertentu diperoleh. Tujuan menyajikan data adalah agar data yang dikumpulkan dapat lebih mudah dipahami.  Ada 2 katagori peyajian data yaitu

data tunggal (disusun sesuai satuan nilai data yang diperoleh)
 data berkelompok (disusun secara berkelompok sesuai dengan interval yang telah ditetapkan).
Data dapat disajikan dalam bentuk tabel atau diagram



 B.     MENYAJIKAN DATA TUNGGAL

 Berikut adalah data nomor sepatu 10 orang siswa :

37, 38, 42, 41, 39, 39, 37, 37, 36, 42

Data tersebut jika disusun dalam bentuk Tabel/Diagram menjadi sebagai berikut.

1. Tabel

NO SEPATU

(x)

FREKUENSI

(f)

36

1

37

3

38

1

39

2

40

0

41

1

42

2

 2. Diagram

Berikut adalah penyajian dalam bentuk diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran dan diagram gambar.

2.1. Diagram Batang



2.2.Diagram Garis



2.3. Diagram Lingkaran

2.3.1.      Diagram lingkaran dalam satuan derjat (o)



Untuk digaram lingkaran dalam satuan  derajat “0” :

sebuah  lingkaran = 3600
Cara mengubah data ke derajat “0”
Jumlah seluruh   data  = 10
banyak data untuk nomor sepatu 36   = 1
Nilai derajat = 1 /36 x 3600 = 100
3.  dengan cara yang sama tentukan nilai derajat untuk nomor sepatu

              37, 38, 39, 40, 41  dan 42

4. Gunakan bantuan jangka dan busu sehingga ketika digambar

menjadi   diagram seperti di atas

2.3.2.      Diagram lingkaran dalam satuan %



Pembagian lingkaran untuk setiap data dalam satuan persen (%) pada dalam gambar  ditentukan dengan cara sebagai berikut.

sebuah lingkaran = 100%
Cara mengubah data ke persen “%”
Jumlah seluruh   data (n) = 10
Data sepatu dengan nomor 36 (a)  ada  1
Nilai persen = 1/10   x 100% = 10%
lakukan cara yang sama untuk setiap nomor sepatu yang lain sehingga diperoleh persentase untuk ukuran 37 (30%), 38 (10%),39 (20%),40 (0%) , 41 (10%)  dan 42 (20%).

2.4. Diagram Gambar





C.    MENYAJIKAN DATA BERKELOMPOK



Data berkelompok digunakan untuk memudahkan dalam menyajikan data yang jumlahnya cukup banyak, sehingga data tersebut mudah dibaca karena tampil lebih  ringkas  tanpa  mengubah tujuan yang diinginkan. Data berkelompok dapat disajikan dalam bentuk tabel dsitribusi frekuensi atau dalam bentuk diagram batang berimpit (histogram) dan poligon serta ogive.

Perhatikan data berikut :

Data nilai hasil ulangan Matematika pada SMK “X” sebagai berikut :

51        58        71        76        90        85        86        73        67        69

57        48        40        53        65        81        90        73        77        74

60        70        69        61        75        62        56        43        72        94

72        63        71        74        58        78        75        76        83        68

66        68        50        64        65        71        85        59        67        60



Bentuk tabel dari data tersebut sebagai berikut.



TABEL NILAI ULANGAN MATEMATIKA SMA X



N i l a i Frekuensi
40   –   46 2
47   –   53 4
54   –   60 7
61   –   67 9
68   –   74 14
75   –   81 7
82   –   88 4
89   –   95 3
J u m l a h 50
Dan bentuk diagram data tersebut dalam bentuk histogram dan poligon sebagai berikut.


Bentuk ogivenya sebagai berikut :

Ogive Negatif                  Ogive Positif

 1.      Membuat Tabel Data Berkelompok

Untuk membuat tabel distribusi frekuensi dari data yang jumlahnya cukup besar terlebih dahulu harus menentukan nilai jangkauan (R) , baanyaknya kelas (K) dan panjang kelas (I)  dengan aturan sebagai berikut.

 Jangkauan / Range  ( R )
adalah  selisih nilai data tertinggi dengan nilai data terendah.

Rumus :

                   R  =  Xb  –  Xk                            

                         Xb  = Nilai data tertinggi

Xk  = Nilai data terendah

 Banyaknya kelas / banyaknya interval  ( K )
Rumus aturan  STURGES :

K   =  1 + 3,3 log n

                        K = banyaknya kelas

n = banyaknya data

 Interval kelas / panjang kelas  ( I )
Rumus  :

                                                   I = R/K

                          R  = Jangkauan

K  = banyaknya kelas

Tabel yang terbentuk di atas diperoleh sebagai berikut. (Perhatikan data yang telah disediakan di atas!)



Data nilai hasil ulangan Matematika pada SMK “X”

51        58        71        76        90        85        86        73        67        69

57        48        40        53        65        81        90        73        77        74

60        70        69        61        75        62        56        43        72        94

72        63        71        74        58        78        75        76        83        68

66        68        50        64        65        71        85        59        67        60

Berdasarkan data tersebut :

Banyanya data      : n        = 50

Data terbesar         : Xb      = 94

Data terkecil          : Xk      = 40

Jangkauan                 R            = Xb – Xk
=  94 – 40

=  54

 Banyaknya kelas
K        = 1 + 3,3 log n

= 1 + 3,3 log 50

= 1 + 3,3 x 1,699

=  1 +  5,6067

=  6,6067   ≡  7  (pembulatan)

Interval kelas
54/7        =  7,714   ≡   8  (pembulatan)

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dibuat tabel dengan ketentuan sebagai berikut:

1)      Banyak data setiap kelas/panjang kelas/Interval = 7. Kelas pertama di mulai dari data terkecil yaitu

2)      Banyaknya kelas 8

Kelas

Data

Frekuensi

1 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46
2 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53
3 54, 55, 56, 57, 58, 59, 60,
4 61, 62,  63, 64, 65, 66, 67,
5 68, 69, 70, 71, 72, 73, 74,
6 75, 76, 77, 78, 79, 80, 81,
7 82, 83, 84, 85, 86, 87, 88,
8 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95
8 J u m l a h
Sesuai dengan kelompok kelasnya, data yang telah disediakan dimasukan dan dihitug jumlahnya sehingga akan terbentuk sebagai berikut.

Interval

Turus

40 – 46 ||
47 – 53 ||||
54 – 56 ||||  ||
61 – 67 ||||  ||||
68 – 74 ||||  ||||  ||||
75 – 81 ||||  ||
82 – 88 ||||
89 – 95 |||
J u m l a h
Dan hasil akhirnya ditulis sebagai berikut.

Interval

Frekuensi*

40 – 46 2
47 – 53 4
54 – 56 7
61 – 67 9
68 – 74 14
75 – 81 7
82 – 88 4
89 – 95 3
Catatan :

* Frekuensi adalah banyaknya data yang masuk dalam suatu kelas.



 2.   Membuat Histogram dan Poligon

Sebelum membuat histogram dan polygon pelajariah  hal-hal berikut:



I n t e r v a l

F

Batas bawah

( Bb )

Batas atas

( Ba )

Nilai Tengah

( Xi )

Tepi bawah

( Tb )

Tepi atas

( Ta )

40 – 46 2 40 46 43 39,5 46,5
47 – 53 4 47 53 50 46,5 53,5
54 – 56 7 54 56 57 53,5 60,5
61 – 67 9 61 67 64 60,5 67,5
68 – 74 14 68 74 71 67,5 74,5
75 – 81 7 75 81 78 74,5 81,5
82 – 88 4 82 88 85 81,5 88,5
89 – 95 3 89 95 92 88,5 95,5


Catatan :

Interval (I) dalam suatu tabel adalah banyaknya data yang harus ada di setiap kelas
I     = Bbn – Bb(n-1)

= Bb2 – Bb1

Batas bawah (Bb) adalah data terkecil setiap kelas
Bb1 = 40 ; Bb2 = 47 ; dst

Batas atas (Ba) adalah data terbesar setiap kelas
Ba1 = 46 ; Ba2 = 53 ; dst

Nilai tengah (Xi) adalah data  tengah setiap kelas
Xi = ½ (Bbi + Bai)

X1 = ½ (Bb1 + Ba1) = ½ (40 + 46 ) = 43

X2 = ½ (Bb1 + Ba1) = ½ (47 + 53 ) = 50, dst

Tepi bawah (Tb) adalah selisih nilai batas bawah setiap kelas dengan ½ selisih batas bawah kelas ke n dengan batas atas kelas ke- (n-1)
Tbi = Bbi – ½ (Bbn – Ban-1)

Tb3 = Bb3 – ½ (Bb2 – Ba1)  = 54 – ½ (47 – 46) = 53,5

Tb4 = Bb4 – ½ (Bb2 – Ba1)  = 61 – ½ (47 – 46) = 60,5, dst

Tepi atas (Ta) adalah jumlah nilai batas atas setiap kelas dengan ½ selisih batas bawah kelas ke n dengan batas atas kelas ke- (n-1)
Tai = Bai + ½ (Bbn – Ban-1)

Ta3 = Ba3 + ½ (Bb2 – Ba1)  = 60 + ½ (47 – 46) = 60,5

Ta4 = Ba4 + ½ (Bb2 – Ba1)  = 67 + ½ (47 – 46) = 67,5, dst

Pada histogram dan polygon gunakanlah tepi bawah dan tepi atas sebagai batas setiap kelas tambahkan. Buatlah histogram yaitu diagram batang berimpit. Dan buatlah polygon dengan menghubungkan setiap nilai tengah kelas sesuai ukuran frekuensinya Susunlah diagram batang sesuai frekuensi kelasnya dan letakkan satu sama lain saling berhimpit (histogram) dan hubungkan dengan garis pada  setiap nilai tengah kelas pada setiap puncak diagram batang (polygon).

Sehingga data di atas  yang telah disusun menjadi tabel berikut

Interval

Frekuensi*

40 – 46 2
47 – 53 4
54 – 56 7
61 – 67 9
68 – 74 14
75 – 81 7
82 – 88 4
89 – 95 3
Histogram dan poligonnya akan tampak sebagai berikut.



3.   Membuat Ogive

Ogive digunakan untuk membuat kurva Frekuensi Kumulatif Lebih dari (Fk>) atau kurva Frekuensi Kumulatif Kurang dari (Fk<).

Pelajarilah hal berikut untuk membuat ogive

A. Frekuensi Kumulatif Lebih dari (Fk>)

Nilai  Fk>  Disebut juga Ogive Negatif
39,5 50
47,5 48
55,5 38
63,5 24
71,5 12
79,5 7
87,5 4
95,5 0
B. Frekuensi Kumulatif Kurang dari (Fk<)

Nilai  Fk<  Disebut juga Ogive Positif
39,5 50
47,5 48
55,5 38
63,5 24
71,5 12
79,5 7
87,5 4
95,5 0
Ditulis dalam MATERI STATISTIKA SMK MANAJEMEN BISNIS | Leave a Comment »

I. PENGANTAR STATISTIKA
Maret 20, 2013
A. PENGERTIAN STATISTIKA

 1.     Guna statistika

Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali kegunaan statistika antara lain adalah:

1.1.  Bidang Penduduk

Statistika menyajikan data tentang jumlah penduduk yang dibedakan berdasarkan jenis kelamin, disajikan dalam bentuk grafik.

1.2.  Bidang Olahraga

Statika menyajikan data tentang hasil pertandingan suatu turnamen perolehan medali suatu kontingen yang disajikan dalam bentuk tabel atau grafik.

1.3    Bidang Ekonomi

Statika menyajikan data tentang  :

Perubahan indeks harga saham suatu perusahaan
Jumlah ekspor/import
1.4   Bidang Perusahaan

Statistik menyajikan data tentang :

Jumlah priduksi suatu perusahaan
Jumlah karyawan
2.     Sejarah singkat

Kata ”Statistik” berasal dari kata ”Status” dalam Bahasa yunani yang berarti ”keterangan ” yang dikemukakan oleh Gulfriwi Achenwuil pada tahun 1771-1772. Semula statistik diartikan sebagai keterangan tentang jumlah penduduk. Sebelum abad ke-18 negara-negara yang telah mengadakan catatan tentang penduduk adalah  :

Babilon
Mesir
Roma
Pada tahun 1500 Inggris menerbitkan catatan tentang jumlah kematian.  Pada tahun 1632 John Ground mengadakan prediksi (ramalan) tentang jumlah kematian akibat berbagai penyakit.  Inilah awal mula analisa statiska.

3. Pengertian Statiska

Ada beberapa pengertian yang dikemukakan oleh beberapa ilmuwan yaitu Fraun dan William, Croxton dan Conden, Frof. Yan Lun Chou, Boddingion sebagainya.

Pada prinsipnya statiska sangat penting untuk perencanaan dan evaluasi.  Pada Satuan pelajaran ini pengertian statiska adalah sebagai berikut  :

3.1       Secara Sederhana

Statiska adalah himpunan keterangan (data) berbentuk angka baik sudah tersusun, maupun belum tersusun dalam daftar atau tabel.

3.2       Secara Ilmu

Suatu ilmu yang mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis data serta cara pengambilan kesimpulan secara umum berdasarkan hasil penelitian yang tidak menyeluruh.

4.  Penggolongan Statiska

4.1  Statistika Deskriptif adalah kegiatan statistika berupa pengumpulan data,

pengolahan data dan penyajian data dalam bentuk tabel, grafik atau diagram.

Contoh  :

Distribusi frekuensi
Ukuran Pemusatan
Ukuran Penyebaran
4.2 Statistika induktif/inferensial adalah kegiatan statistika yang berhubungan dengan penarikan kesimpulan.

Contoh  :

Melakukan penaksiran
Membuat Prediksi
5.  Fungsi-Fungsi Statistika

Penggunaan statistika sangat luas mencakup semua aspek sehingga statistika sangat penting digunakan sebagai alat pengawasan dan perencanaan. Beberapa fungsi statisika diantaranya adalah sebagai berikut :

Menyederhanakan
Menggambarkan data
Perbandingan
Memperluas pengalaman
Petunjuk Perumusan kebijaksanaan
Meramalkan suatu kondisi mendatang secara ilmiah
Menyatakan hubungan sebab akibat


B. KLASIFIKASI DATA

1. PENGERTIAN DATA

1.1    Data adalah himpunan keterangan dari serangkaian objek penyelidikan (observasi).

1.2    Sampel adalah sebagian dari anggota objek penyelidikan (observasi).

1.3    Populasi adalah keseluruhan dari anggota objek penyelidikan (observasi).

2.      JENIS-JENIS DATA

2.1.  Jenis Data Menurut Cara Memperolehnya

2.1.1.  Data Primer

Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.

2.1.2. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.

2.2. Macam-Macam Data Berdasarkan Sumber Data

2.2.1. Data Internal

Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data produksi, dsb.

2.2.2.      Data Eksternal

Data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain sebagainya.

2.3.. Klasifikasi Dara Berdasarkan Jenis Datanya

2.3.1. Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah jumlah pembeli saat hari raya idul adha, tinggi badan siswa kelas 3 ips 2, dan lain-lain.

2.3.2. Data Kualitatif

Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat dan lain-lain.

2.4. Pembagian Jenis Data Berdasarkan Sifat Data

2.4.1. Data Diskrit

Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contohnya adalah berat badan ibu-ibu PKK sumber ayu, nilai rupiah dari waktu ke waktu, dan lain-sebagainya.

2.4.2. Data Kontinyu

Data kontinyu adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Contohnya penggunaan kata sekitar, kurang lebih, kira-kira, dan sebagainya. Dinas pertanian daerah mengimpor bahan baku pabrik pupuk kurang lebih 850 ton.

2.5. Jenis-jenis Data Menurut Waktu Pengumpulannya

2.5.1. Data Cross Section

Data cross-section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT. angin ribut bulan mei 2004, dan lain sebagainya.

2.5.2. Data Time Series / Berkala

Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah pengikut jamaah nurdin m. top dan doktor azahari dari bulan ke bulan, dll.



2.6. Persyaratan Data

Untuk memperoleh data yang dapat dipertanggungjawabkan berikut adalah yang harus dimiliki dalam pengumpulan

2.6.1. Valid

Data  yang benar dan  dapat diterima dalam suatu sistem karena bersumber dari hasil pengukuran dengan perhitungan ilmiah

2.6.2. Reliabel

Data  yang konsisten sehingga tetap dapat  digunakan walaupun ditempat yang berbeda

2.6.3.  Objektif : sesuai dengan kenyataan yang ada (faktual)



C. METODE PENGUMPULAN DATA

Berikut ini adalah beberapa metode pengumpulan data dalam statistika serta kekuatan dan kelemahannya

1  Interview (Wawancara)

Bertanya langsung kepada orang yang berwenang
Datanya sabyektif
Metode terbaik karena dapat direkam
Kelemahannya memerlukan waktu dan biaya
2  Kuesioner (menggunakan lembar pertanyaan)

Membuat daftar pertanyaan
Datanya bersifat rahasia
Datanya sering meragukan
3  Observasi (Penelitian)

Melihat, mendengar dan ikut langsung mengerjakan yang teliti.
Kelemahan dan kebaikannya sama dengan interview.
4  Kliping

Mengambil guntingan koran, majalah, brosur dll.
Susah mendapatkan data yang diinginkan.
5  Sampling

Mencari data dengan menggunakan sampel
Pengumpulan data  lebih cepat
Perlu ketelitian dalam memvaliditas data agar dapat mewakili seluruh populasi.
6  Sensus

Mencari data dengan melibatkan semua populasi
Waktu pengumpulan data lama
Ditulis dalam MATERI STATISTIKA SMK MANAJEMEN BISNIS | Leave a Comment »

PENDAHULUAN
Maret 20, 2013
Setelah mempelajari materi ini diharapkan siswa dapat memahami hal-hal berikut ini :

I. Pengantar Statistika yang terdiri dari

A. Pengertian Statistika

Guna Statistika
Sejarah Statistika
Pengertian Statistika
Penggolongan Statistika
Fungsi Statistika
B. Klasifikasi Data

Berdasarkan Cara Memperolehnya
Berdasarkan Sumbernya
Berdasarkan Jenisnya
Berdasarkan sifatnya
Berdasarkan Waktu Pengumpulannya
C. Metode-Metode Pengumpulan Data



II. Menyajikan Data

Dalam Bentuk Diagram
Dalam Bentuk Tabel


III. Ukuran Pemusatan Data

Mean
Median
Modus
Rata-rata Harmoni
Rata-rata Ukur


IV. Ukuran Penyebaran Data

Jangkauan
Simpangan Rata-rata
Varian dan Simpangan Baku
Angka Baku
Koefisien Variansi
Kuartil, Desil dan Persntil



0 komentar